DaduPoker – Agen Judi Poker Domino Online Terpercaya di Indonesia

PENGACARA MENGAKU MENERIMA UANG DARI KASUS e-ID

2016_09_15_11987_1473941679._large.jpg

Pengacara populer Hotma Sitompoel mengakui pada hari Senin bahwa dia telah menerima 400.000 dolar AS dari Irman dan Sugiharto, dua pejabat tinggi di Kementerian Dalam Negeri yang sekarang menjadi terdakwa dalam kasus korupsi kartu identitas elektronik (e-ID), ketika mereka meminta bantuan Hukum

“Saya telah memberikan uangnya kepada Komite Pemberantasan Korupsi [KPK],” kata Hotma pada hari Senin saat sidang e-ID di Pengadilan Tipikor Jakarta, seperti dikutip media setempat.

Hotma mengatakan bahwa dia ditugaskan untuk memberikan bantuan hukum kepada pejabat Kementerian Dalam Negeri yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya sehubungan dengan penawaran proyek e-ID tersebut.

Hotma mengatakan bahwa dia diperkenalkan kepada Irman dan Sugiharto oleh ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, yang mengawasi pemerintah daerah, Chairuman Harahap.

“Saya melakukan hal yang terhormat dan saya menerima bayaran untuk apa yang saya lakukan. Ketika KPK menginvestigasi hal itu, mereka mengatakan bahwa uangnya bukan dari Kementerian Dalam Negeri, jadi saya merasa tidak terhormat dan saya mengembalikan uangnya, “kata Hotma.

Hotma menerima $ 400.000 dan Rp 150 juta (US $ 11.260) untuk bantuan tersebut.

Dia bilang Rp 150 juta masih di kantornya. Penyidik KPK mengatakan hanya $ 400.000 yang terkait dengan kasus korupsi tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s